Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Liputan Perjalanan
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40
Para RF yang berbahagia , sengaja ane bikin threat baru dengan lingkup yg lebih luas tetapi fokus . Beberapa bulan yang lalu sebelum mengenal milis di S 35 saya memang sudah edan spoor , tetapi biarpun edan masih nggak lupa pakai pakaian , nggak lupa makan juga nggak lupa bayar tagihan Warnet sehabis posting maklum virus ini sangat ganas , kemana-mana naik KA tetapi tanpa dokumen liputan . Kini setelah kenal dengan S 35 , kenal dengan RF yg tak bisa disebut satu-persatu , kenal Kang Asep , Mas Narendro , Pakdhe Harjo Kemi , Cak Semut , kang Wedhoez , Neng Illia ,Dik Afghani Thrisna Ramadan , Den Mbladoez , Bos Momod , Bos Gege , Bos Hedwigus , Mas See....Mas Eko Winarno . , Bung Bangunkarta , Kang Agus F dll kemanapun ane usahain bawa kamera buat bikin liputan . Mohon dukungannya ya ,
(10-01-2010, 12:07 PM)BAMBANG EKO Wrote: [ -> ]Para RF yang berbahagia , sengaja ane bikin threat baru dengan lingkup yg lebih luas tetapi fokus . Beberapa bulan yang lalu sebelum mengenal milis di S 35 saya memang sudah edan spoor , kemana-mana naik KA tetapi tanpa dokumen liputan . Kini setelah kenal dengan S 35 , kenal dengan RF yg tak bisa disebut satu-persatu , kenal Kang Asep , Mas Narendro , Pakdhe Harjo Kemi , Cak Semut , kang Wedhoez , Neng Illia , Neng TAfghani , Den Mbladoez , Bos Momod , Bos Gege , Bos Hedwigus , Mas See... , Bung Bamgunkarta , Kang Agus F dll kemanapun ane usahain bawa kamera buat bikin liputan . Mohon dukungannya ya ,

Silakan om! monggo dipost Bye Bye

Kok neng sih? ane kan cowok pak....Bethe
okay ditunggu laporannya kang....
tritnya saya langsir disini.
Tersenyuum
Di tunggu Pic n laporan Railfaningnya pakdhe....
kang argoraung biasanya nyatet lapka di note facebooknya..tampilin ke sini dong..hehe
om bambang ini sering sepur2an cibitung-smt yak. keren neh pasti liputannya, scr om bambang jg paham sejarah perKAan jd bisa bandingin suasana sepur2an skrg n dulu.
[Image: 29y1n5x.jpg]

Cibitung , sebuah Halte kecil yang setiap harinya tak kurang dari seratus pengguna jasa KA yang selalu mengandalkan ketepatan waktu , Dari tempat inilah ane mulai liputan perjalanan , sebuah dongeng kecil sebagai bahan belajar meliput , menulis , dan menyampaikan sekelumit informasi.

[Image: 28srpqq.jpg]

Halte seluas 1,5 x 1,5 meter ini sangat sempit sehingga hanya berfungsi sebagai loket penjualan tiket saja ,tapi lumayan ada alat pengeras suara yg bisa didengar dari jarak 30 meter.

[Image: 29wnv2u.jpg]

Para penumpang yang rata2 pekerja ini menggunakan rel sebagai " Ruang Tunggu " karena biasanya warung pada tutup jika hari minggu dan mereka enjoy aja,

[Image: waghao.jpg]

Tak lama kemusian tampak KA Pattas Ekonomi yang juga disebut KA Odong2 masuk dari arah timur dengan membwa penumpang yang padat dan beragam , pegawai , karyawan , buruh , pedagang dan beberapa kaum minoritas juga ada di dalam rangkaian KA Odong2 ini.

[Image: dqgj9i.jpg]

Para penumpang segera menyerbu dan berebut tempat duduk karena masih ada kemungkinan bangku kosong walaupun terlihat seperti KA " Double Decker " saat ka memasuki halte Cibitung.
[Image: 33eplrs.jpg]

Pintu perlintasan Cibitung ini dijaga 24 jam penuh oleh para " Relawan " karena sangat padat saat jam2 kerja dan dilintasi oleh ribuan orang , Di seberang sana banyak terdapat Perumahan seperti Cita Villa , Grama Puri , Kartika , Griya Yasa , Hasta Graha , Alam Pesona , Kirana , , Puri Nawala , Bekasi Regensi i & II , Villa Mutiara , dll juga merupakan Akses vital menuju beberapa kecamatan seperti Tambelang dll.

[Image: 28v9m2w.jpg]

Di petak Cibitung -Tambun ini banyak sekali terdapai perlintasan yang tidak berpalang dan tak dijaga sehingga sangat berbahaya bagi pelintas dan rangkaian kereta api itu sendiri dan Bapak Masinispun harus sering memberikan Semboyan 35 sebagai peringatan kepada pelintas saat melintas di petak ini.

[Image: 33xubsg.jpg]

Tak sampai 5 menit setelah berangkat dari Cibitung , Ka Pattas Ekonomi memasuki areal stasiun Tambun dan setelah sampai di Wesel ternyata KA harus minggir memasuki sepur IV untuk memberi kesempatan kepada KA
yang berada dibelakangnya untuk jalan lebih dahulu

[Image: bdoavr.jpg]

Nun jauh di sana mulai tampak bangunan setasiun Tambun dengan ratusan penumpangnya yang siap " menyerbu " KA Pattas Ekonomi ini yang dinantikan kedatangannya .
Mantap laporannya kang
edan baru tau klo ada halte imut kya gitu Sedih
ini jalur KA jarak jauh apa lokalan mas
[Image: 10mv23k.jpg]

Saat KA Pattas Ekonomi memasuki setasiun Tambun sempat membuat kemacetan yang panjang karena Pak Masinis kurang ke depan menempatkan rangkaian KA nya sehingga " Buntut " nya menyumbat jalan raya dan hal ini diketahui oleh Pak PPKA tasyun Tambun yang kemudian memberikan instruksi agar rangkaian dimajukan sampai 2 gerbong sehingga perlintasan bisa dibuka.

[Image: 5clmop.jpg]

Di setasiun Tambun ini KA ditempatkan di jalur 4 untuk memberi kesempatan kepada KA Gajayana dan KA Senja Kediri agar dapat berjalan terlebih dahulu dan di setasiun ini KA terhenti sekitar 10 menit.

[Image: j6pnx2.jpg]

Setelah KA Gajayana lewat dan berjalan langsung di jalur 3 terdengar pengumuman bahwa di jalur 2 juga akan berjalan langsung KA Fajar Utama YK para penumpang harus ber-hati2 dengan jalur 2.

[Image: 5yumxc.jpg]

Dan secepat itu juga KA Fajar YK meluncur ke arah timur menuju kota tujuan Yogyakarta Tugu sebagai setasiun akhir.

[Image: 2e3a1ys.jpg]

Tak lama kemudian KA Senja Kediri meluncur dari arah timur mendahului KA Pattas Ekonomi dengan rangkaian sekitar 9 Kereta full klas bisnis , Trayek baru dengan rangkaian eks KA Bangunkarta lama.
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40