Semboyan35, Indonesian Railfans

Full Version: PerPres 83 Th.2011 Penugasan Kepada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Untuk KRL Loop Line dan Bandara
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
Ada yang tau kabarnya?

saya search di forum belum ketemu...

New_bingung
(08-Jun-2009 09:26 AM)m_ilhami Wrote: [ -> ]Ada yang tau kabarnya?

saya search di forum belum ketemu...

New_bingung

Senin, 8 Juni 2009
Cetak Berita
Kabar Jabodetabek
Pemerintah Pastikan Ambilalih Proyek KA Bandara
Rabu, 27 May 2009 18:47 WIB

Jakarta, (tvOne)

Pemerintah memastikan bahwa opsi untuk mengambilalih proyek Kereta Api (KA) Bandara sekitar Rp2,2 triliun batal, menyusul rencana Departemen Perhubungan (Dephub) yang akan segera memutuskan pemenang tender proyek itu dalam waktu dekat ini.

"Kalau sudah ada pemenangnya, untuk apa di-`take over` (ambil alih)," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Jusman Syafii Djamal menjawab pers di Jakarta.

Menhub menjelaskan, pihaknya sudah melakukan tender terbuka untuk proyek itu hingga dua kali dengan peminat yang tetap hanya dua investor yakni satu dari dalam negeri dan satu lagi dari Jepang.

Sementara itu, sebelumnya Dirjen Perkeretaapian Dephub, Tunjung Inderawan mengatakan, sesuai Perpres (Peraturan Presiden) No. 67/2005 tentang Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur, tender baru bisa ditentukan pemenangnya jika minimal ada tiga peserta.

Menanggapi hal ini, Menhub Jusman menegaskan, bahwa hal itu akan dilihat lagi dan menegaskan bahwa yang terpenting saat diambil keputusan (pemenang tender, red) tidak melanggar hukum. "Itu yang diputuskan ketika rapat dengan Wapres beberapa waktu lalu," katanya.

Seusai rapat itu, Menhub Jusman menyatakan, Dephub akan segera memutuskan pemenang tender pembangunan jalur kereta api Bandara Soekarno Hatta dengan kriteria investor harus mempunyai modal kuat sekaligus mampu membangun jalur KA.

Dikatakan, ada dua investor yang telah memasukkan penawaran yaitu PT RaiLink dan perusahaan asal Jepang. PT RaiLink merupakan patungan antara PT Kereta Api dan PT Angkasa Pura II.

Menurut dia, pemenang tender kelak juga akan menjadi operator kereta bandara. Dengan jalur rel sepanjang 28 km, proyek pembangunan tersebut diperkirakan menghabiskan biaya sampai Rp7 triliun.

Namun karena sebagian jalurnya akan menggunakan rel kereta api milik PT KA maka biayanya dihitung berkurang menjadi sekitar Rp2,2 triliun.

Padahal, KA Bandara yang direncanakan jalur KA-nya sejauh 32 km yang membentang dari Stasiun Angke-Bandara Udara, termasuk fasilitas penunjangnya itu ketika digagas proyeksinya hanya Rp900 miliar saja.

Rapat itu juga membicarakan rencana integrasi pengembangan kereta api komuter di Jakarta yang melibatkan pemprov DKI Jakarta. Ke depan, pemprov akan dilibatkan terkait dengan pengembangan kawasan stasiun dan angkutan pengumpan (feeder) ke stasiun.

sumber : http://www.tvone.co.id/berita/view/14818...ka_bandara
jalurnya kenapa nggak meneruskan jalur dari Kota tangerang? Rasanya sudah dekat deh, tidak perlu 32 km Big Grin. Tapi perlu di dobel track dulu.
(08-Jun-2009 09:41 AM)mandor langsir Wrote: [ -> ]
(08-Jun-2009 09:26 AM)m_ilhami Wrote: [ -> ]Ada yang tau kabarnya?

saya search di forum belum ketemu...

New_bingung

Senin, 8 Juni 2009
Cetak Berita
Kabar Jabodetabek
Pemerintah Pastikan Ambilalih Proyek KA Bandara
Rabu, 27 May 2009 18:47 WIB

Jakarta, (tvOne)

Pemerintah memastikan bahwa opsi untuk mengambilalih proyek Kereta Api (KA) Bandara sekitar Rp2,2 triliun batal, menyusul rencana Departemen Perhubungan (Dephub) yang akan segera memutuskan pemenang tender proyek itu dalam waktu dekat ini.

"Kalau sudah ada pemenangnya, untuk apa di-`take over` (ambil alih)," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Jusman Syafii Djamal menjawab pers di Jakarta.

Menhub menjelaskan, pihaknya sudah melakukan tender terbuka untuk proyek itu hingga dua kali dengan peminat yang tetap hanya dua investor yakni satu dari dalam negeri dan satu lagi dari Jepang.

Sementara itu, sebelumnya Dirjen Perkeretaapian Dephub, Tunjung Inderawan mengatakan, sesuai Perpres (Peraturan Presiden) No. 67/2005 tentang Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur, tender baru bisa ditentukan pemenangnya jika minimal ada tiga peserta.

Menanggapi hal ini, Menhub Jusman menegaskan, bahwa hal itu akan dilihat lagi dan menegaskan bahwa yang terpenting saat diambil keputusan (pemenang tender, red) tidak melanggar hukum. "Itu yang diputuskan ketika rapat dengan Wapres beberapa waktu lalu," katanya.

Seusai rapat itu, Menhub Jusman menyatakan, Dephub akan segera memutuskan pemenang tender pembangunan jalur kereta api Bandara Soekarno Hatta dengan kriteria investor harus mempunyai modal kuat sekaligus mampu membangun jalur KA.

Dikatakan, ada dua investor yang telah memasukkan penawaran yaitu PT RaiLink dan perusahaan asal Jepang. PT RaiLink merupakan patungan antara PT Kereta Api dan PT Angkasa Pura II.

Menurut dia, pemenang tender kelak juga akan menjadi operator kereta bandara. Dengan jalur rel sepanjang 28 km, proyek pembangunan tersebut diperkirakan menghabiskan biaya sampai Rp7 triliun.

Namun karena sebagian jalurnya akan menggunakan rel kereta api milik PT KA maka biayanya dihitung berkurang menjadi sekitar Rp2,2 triliun.

Padahal, KA Bandara yang direncanakan jalur KA-nya sejauh 32 km yang membentang dari Stasiun Angke-Bandara Udara, termasuk fasilitas penunjangnya itu ketika digagas proyeksinya hanya Rp900 miliar saja.

Rapat itu juga membicarakan rencana integrasi pengembangan kereta api komuter di Jakarta yang melibatkan pemprov DKI Jakarta. Ke depan, pemprov akan dilibatkan terkait dengan pengembangan kawasan stasiun dan angkutan pengumpan (feeder) ke stasiun.

sumber : http://www.tvone.co.id/berita/view/14818...ka_bandara

ntar klo dah jd kreta apa aja kr2 yg d pakai...

truz ada kreta yg lsg k Bd gak yah..?New_bingung
Wedeh, nunggu 3 peserta kelamaan >.<
(08-Jun-2009 11:51 AM)turbee Wrote: [ -> ]
(08-Jun-2009 09:41 AM)mandor langsir Wrote: [ -> ]
(08-Jun-2009 09:26 AM)m_ilhami Wrote: [ -> ]Ada yang tau kabarnya?

saya search di forum belum ketemu...

New_bingung

Senin, 8 Juni 2009
Cetak Berita
Kabar Jabodetabek
Pemerintah Pastikan Ambilalih Proyek KA Bandara
Rabu, 27 May 2009 18:47 WIB

Jakarta, (tvOne)

Pemerintah memastikan bahwa opsi untuk mengambilalih proyek Kereta Api (KA) Bandara sekitar Rp2,2 triliun batal, menyusul rencana Departemen Perhubungan (Dephub) yang akan segera memutuskan pemenang tender proyek itu dalam waktu dekat ini.

"Kalau sudah ada pemenangnya, untuk apa di-`take over` (ambil alih)," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Jusman Syafii Djamal menjawab pers di Jakarta.

Menhub menjelaskan, pihaknya sudah melakukan tender terbuka untuk proyek itu hingga dua kali dengan peminat yang tetap hanya dua investor yakni satu dari dalam negeri dan satu lagi dari Jepang.

Sementara itu, sebelumnya Dirjen Perkeretaapian Dephub, Tunjung Inderawan mengatakan, sesuai Perpres (Peraturan Presiden) No. 67/2005 tentang Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur, tender baru bisa ditentukan pemenangnya jika minimal ada tiga peserta.

Menanggapi hal ini, Menhub Jusman menegaskan, bahwa hal itu akan dilihat lagi dan menegaskan bahwa yang terpenting saat diambil keputusan (pemenang tender, red) tidak melanggar hukum. "Itu yang diputuskan ketika rapat dengan Wapres beberapa waktu lalu," katanya.

Seusai rapat itu, Menhub Jusman menyatakan, Dephub akan segera memutuskan pemenang tender pembangunan jalur kereta api Bandara Soekarno Hatta dengan kriteria investor harus mempunyai modal kuat sekaligus mampu membangun jalur KA.

Dikatakan, ada dua investor yang telah memasukkan penawaran yaitu PT RaiLink dan perusahaan asal Jepang. PT RaiLink merupakan patungan antara PT Kereta Api dan PT Angkasa Pura II.

Menurut dia, pemenang tender kelak juga akan menjadi operator kereta bandara. Dengan jalur rel sepanjang 28 km, proyek pembangunan tersebut diperkirakan menghabiskan biaya sampai Rp7 triliun.

Namun karena sebagian jalurnya akan menggunakan rel kereta api milik PT KA maka biayanya dihitung berkurang menjadi sekitar Rp2,2 triliun.

Padahal, KA Bandara yang direncanakan jalur KA-nya sejauh 32 km yang membentang dari Stasiun Angke-Bandara Udara, termasuk fasilitas penunjangnya itu ketika digagas proyeksinya hanya Rp900 miliar saja.

Rapat itu juga membicarakan rencana integrasi pengembangan kereta api komuter di Jakarta yang melibatkan pemprov DKI Jakarta. Ke depan, pemprov akan dilibatkan terkait dengan pengembangan kawasan stasiun dan angkutan pengumpan (feeder) ke stasiun.

sumber : http://www.tvone.co.id/berita/view/14818...ka_bandara

ntar klo dah jd kreta apa aja kr2 yg d pakai...

truz ada kreta yg lsg k Bd gak yah..?New_bingung


dulu sih niatnya pake KRL JR 103 yang udah ada di indonesia..tapi ga tau deh nanti jadi apa nggak...
(08-Jun-2009 11:51 AM)turbee Wrote: [ -> ]
(08-Jun-2009 09:41 AM)mandor langsir Wrote: [ -> ]
(08-Jun-2009 09:26 AM)m_ilhami Wrote: [ -> ]Ada yang tau kabarnya?

saya search di forum belum ketemu...

New_bingung

Senin, 8 Juni 2009
Cetak Berita
Kabar Jabodetabek
Pemerintah Pastikan Ambilalih Proyek KA Bandara
Rabu, 27 May 2009 18:47 WIB

Jakarta, (tvOne)

Pemerintah memastikan bahwa opsi untuk mengambilalih proyek Kereta Api (KA) Bandara sekitar Rp2,2 triliun batal, menyusul rencana Departemen Perhubungan (Dephub) yang akan segera memutuskan pemenang tender proyek itu dalam waktu dekat ini.

"Kalau sudah ada pemenangnya, untuk apa di-`take over` (ambil alih)," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Jusman Syafii Djamal menjawab pers di Jakarta.

Menhub menjelaskan, pihaknya sudah melakukan tender terbuka untuk proyek itu hingga dua kali dengan peminat yang tetap hanya dua investor yakni satu dari dalam negeri dan satu lagi dari Jepang.

Sementara itu, sebelumnya Dirjen Perkeretaapian Dephub, Tunjung Inderawan mengatakan, sesuai Perpres (Peraturan Presiden) No. 67/2005 tentang Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur, tender baru bisa ditentukan pemenangnya jika minimal ada tiga peserta.

Menanggapi hal ini, Menhub Jusman menegaskan, bahwa hal itu akan dilihat lagi dan menegaskan bahwa yang terpenting saat diambil keputusan (pemenang tender, red) tidak melanggar hukum. "Itu yang diputuskan ketika rapat dengan Wapres beberapa waktu lalu," katanya.

Seusai rapat itu, Menhub Jusman menyatakan, Dephub akan segera memutuskan pemenang tender pembangunan jalur kereta api Bandara Soekarno Hatta dengan kriteria investor harus mempunyai modal kuat sekaligus mampu membangun jalur KA.

Dikatakan, ada dua investor yang telah memasukkan penawaran yaitu PT RaiLink dan perusahaan asal Jepang. PT RaiLink merupakan patungan antara PT Kereta Api dan PT Angkasa Pura II.

Menurut dia, pemenang tender kelak juga akan menjadi operator kereta bandara. Dengan jalur rel sepanjang 28 km, proyek pembangunan tersebut diperkirakan menghabiskan biaya sampai Rp7 triliun.

Namun karena sebagian jalurnya akan menggunakan rel kereta api milik PT KA maka biayanya dihitung berkurang menjadi sekitar Rp2,2 triliun.

Padahal, KA Bandara yang direncanakan jalur KA-nya sejauh 32 km yang membentang dari Stasiun Angke-Bandara Udara, termasuk fasilitas penunjangnya itu ketika digagas proyeksinya hanya Rp900 miliar saja.

Rapat itu juga membicarakan rencana integrasi pengembangan kereta api komuter di Jakarta yang melibatkan pemprov DKI Jakarta. Ke depan, pemprov akan dilibatkan terkait dengan pengembangan kawasan stasiun dan angkutan pengumpan (feeder) ke stasiun.

sumber : http://www.tvone.co.id/berita/view/14818...ka_bandara

ntar klo dah jd kreta apa aja kr2 yg d pakai...

truz ada kreta yg lsg k Bd gak yah..?New_bingung


dulu sih niatnya pake KRL JR 103 yang udah ada di indonesia..tapi ga tau deh nanti jadi apa nggak...
mudah-mudahan yang menang PT Railink ya (PT. Kereta Api Indonesia (Persero) + Angkasa Pura).

kereta JR103 itu apa ya...ada kamus nya nggak ya
JR East 103 itu KRL yang biasa dipakai untuk Benteng Express DRI-TGR...

Apa jalur bandara itu nantinya pakai LAA & KRL juga?
kayaknya ga pake LAA...JR eastnya mau dimodif jadi KRDE katanya...
katanya jalur ini susah cari sponsornya .
trus dana yang dikucurkan pemerintah tidak sepadan yg diajukan PT.KAI .
hmm ..
(08-Jun-2009 10:01 AM)m_ilhami Wrote: [ -> ]jalurnya kenapa nggak meneruskan jalur dari Kota tangerang? Rasanya sudah dekat deh, tidak perlu 32 km Big Grin. Tapi perlu di dobel track dulu.

dulu sih katanya mau liwat tangerang. trus diubah liwat kalideres. eh, setelah dipikirkan, bakalan banyak gusur rumah penduduk. daripada banyak masalah sama warga, akhirnya diputuskan liwat utara sejajar tol bandara.

cuma yang saya belum tahu, ini jalur nanti ada brapa stasiun ya? saya sih punya usulan kalo stasiun pluit dan pantai indah kapuk ada disana.

saya juga mengharapkan tak hanya ka komuter yang lewat. angkutan kargo bandara juga bisa dilewatkan jalur ini.
JR dijadikan KRDE apa semudah itu? Sistemnya kan masih baik... kalau Holec memang pantas karena alasan usia dan penggunaan.
Jadi rute yang direncanakan ini melewati stasiun apa saja?
Apa jalur ini menghubungkan CGK (Bandara) dengan TPK?
______________________________________________________________
Kalau bensin lebih efektif dan irit dari diesel, maka KRBE akan menggantikan KRDE...
(09-Jun-2009 09:30 AM)Charles Wrote: [ -> ]Jadi rute yang direncanakan ini melewati stasiun apa saja?
Apa jalur ini menghubungkan CGK (Bandara) dengan TPK?

saya juga bertanya2, ini jalur mau bikin berapa stasiun. cuma katanya gubernur pernah menyarankan agar ada stasiun pluit supaya orang2 di perumahan2 sekitar pluit dan pik bisa memanfaatkan ka bandara.

kalo langsung ke tpk, berarti rel gunung sahari bawah harus dibikin betul dulu. trus bikin shortcut yang nggak lewat angke, buat menghemat waktu.

ngayal mode = on

seandainya saja ada stasiun taman bmw di sunter, atau ada rel cabang yang ke kelapa gading, asyik kali yak?

ngayal mode = off
ini jalur rutenya CGK-SUD..soalnya stasiun SUD direncanakan jadi pusat transit berbagai macam moda transportasi...
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
Reference URL's